1

21 Agustus 2013

Kamis, 22 Agustus 2013.
Kemarin, 21 agustus 2013, hampir 2 hari yang lalu saat aku posting tulisan ini.
Adalah suatu hari ketika aku harus meninggalkannya jauh..
Detik-detik itu serasa begitu cepat, hilang tak bersisa, hhh andai bisa kuhentikan waktu sejenak saja..
Aku ingin habiskan waktu bersamanya lebih lama lagi, memeluknya, melepaskan kecupan dikeningnya, menggenggam tangannya. Hhh
Bandara kualanamu menjadi saksi dimana aku dan dia harus berpisah, walau bukan untuk selamanya, tapi perasaan itu begitu sakit ku rasa.
Aku berusaha tegar, tersenyum, tertawa terbahak-bahak, karna aku ga bisa melihat dia sedih.
Walau jauh didalam matanya aku tau, dia mengatakan "jangan pergi..".
Waktu berjalan menuju pesawat, aku melihatnya dari kejauhan melambaikan tangan, ga sanggup, tapi harus tetap tersenyum.
Mendengarnya menangis, aku kelihatan tetap tegar. Tapi setelah telepon dimatikan. Aku menangis. Yaa aku menutupinya agar dia tetap tegar.
Saat ini aku sedang merindukan dia, dia yang jauh disana.
Berharap dia bisa menjaga hatiku disana, selalu menjadikan aku satu-satunya dihatinya. Karna akupun begitu.
Aku selalu membawanya kedalam doa.
Tuhan, kuatkan aku, bantu kami. Amin.
Baca Selengkapnya...
Kamis, 25 Juli 2013.
Aneh rasanya ketika kau mengetahui bahwa
kau harus meninggalkan seseorang yang sangat
berarti bagimu untuk waktu yang sangat lama 
tapi satu-satunya hal yang bisa kau lakukan
hanyalah menunggunya untuk menemuimu di kotamu
Menunggu dalam diam, dengan rindu yang menyakitkan

Sebenarnya aku telah terbiasa menunggumu disini,
tapi entah kenapa untuk saat ini aku hanya ingin
menghabiskan waktuku disini yang tak sampai 1 bulan
lagi hanya bersamamu, sebelum tuntutanku untuk
kuliah memaksaku untuk berpisah pulau denganmu.

Yang aku inginkan saat ini adalah mendekapmu, 
melepaskan semua kerinduan ini. Sekarang!
Baca Selengkapnya...
0

SEINDAH PENANTIAN

Minggu, 12 Mei 2013.
Detik demi detik berjalan menuju akhir
Tak menyisakan waktu untukku kenang
Aku terduduk sembari menghitung setiap detakan didalam dada
Penantian akan sebuah sosok membuatku kian tegar
Selalu percaya, selalu meyakini semuanya akan berakhir indah
Ingin ku peluk nyata tubuhmu walau sebentar
Biar sekejap saja ku tumpahkan semua rasa yang membatu didalam jiwa
Terendap bersama setiap kenangan mengukir sakit yang hebat
Biar saja
Tak ku hiraukan mereka
Aku tau kau nyata
Aku tau kau sempurna
Dan akan ku nikmati ini dengan indah
Baca Selengkapnya...
0

Malaikat Putihku

Rabu, 08 Agustus 2012.

Sebelumnya, tak pernah ada yang mampu membuatku jatuh dan mencinta.
Hanya biasa saja, bergelut dengan nafsu dan dunia.
Mungkin kau berfikir hidup itu indah, KAU SALAH..
Semua hanya sesaat, sia-sia, tak berguna.
Sering aku tertegun, mendambakan sosok bercahaya, menerangi hitam hatiku.

Tapi sekarang..
Semua tlah berbeda.
Setiap hari aku mau bersyukur karna kasihNya yang begitu indah, membuatku tersenyum ceria.
Dan kau mau tau apa yang terindah dan apa yang paling berharga?
Jawabannya adalah kamu, Malaikat Putihku.
Cinta, kasih sayang yang datang begitu nyata, kau lahirkan dalam hati, fikiran dan rasa..
Tak memberikan kesempatan sedikitpun pada logika yang walaupun kadang membahayakan nyawa serta asa.
Tapi tak apa, aku menikmatinya.
Meski aku harus bertarung melawan rasa perih irisan sembilu menyayat kulit, mengoyakkan daging, aku akan tetap tersenyum bahagia, sekedar membayangkanku ada dihatimu..
Terimakasih banyak, Kekasihku..
Aku mencintaimu.
Selalu.

Baca Selengkapnya...
0

TUNGGU AKU


Ntah darimana harus ku mulai..
Tapi rasanya aku gak ingin untuk beranjak dari kota ini.
Deruman kendaraan yang lalu-lalang, memacu detak jantungku.
Adrenalin ini meningkat, seolah aku meragukan penyertaanNya.
Bukan.
Bukan itu..
Aku hanya merindumu.
Ntah kenapa, waktu ketika bersamamu terasa begitu cepat berlalu.
Padahal aku sudah menikmati setiap detik dipelukmu, tapi tetap saja waktu terasa kurang.
Dan saat ini, aku harus pulang..
Jalanku terasa melambat.
Telingaku gak bisa mendengar mereka yang berbicara di sebelahku.
Seperti ada yang memaksa untuk tetap tinggal.
Bagaimana ini?
Bahkan untuk merindukanmu saja sudah sangat menyiksaku.

Walau aku masih berada pada malam yang sama dengan malam dimana aku menghabiskan waktu berdua bersamamu, tapi tetap saja rindu ini membunuhku.
Huh..
Takkan pernah habis rasanya rindu ini.
Dan meski menyiksa, tapi membuatku bersemangat, bahwa aku pasti akan kembali lagi ke kotamu ini..

Please, wait for me..

Baca Selengkapnya...
0

BUAT KAU SI PEMBENCI

Jumat, 29 Juni 2012.
BUAT KAU SI PEMBENCI

Aku tertawa mendapati kebodohan yang kau lakukan wahai jalang!
Beranimu hanya bersembunyi dibalik kebusukan yang kau banggakan.
Oh tidak perlu kau bersembunyi  karna hatimu memang busuk.
Tertawa kau menertawai jiwa bodohmu sendiri.
Iri pada sosok yang tak kau kenal.
Benci pada jiwa yang asing bagimu.
Kenali dirimu sendiri dan bercerminlah hai kau yang disana.
Pantaskah kau menanam kebencian yang kau sendiri tidak tau akar permasalahannya.
Yang kau tau hanyalah belagak kau segalanya dan yang terhebat.
Ingatlah kawan, kelakuanmu bagaikan jalang!
Dan satu yang terpenting HADAPI DENGAN NYALIMU DAN TUNJUKKAN DIMANA LETAK KESALAHANKU!
Baca Selengkapnya...
 
SERPIHAN KATA © Copyright 2010 | Design By Romantii |