Kemarin, 21 agustus 2013, hampir 2 hari yang lalu saat aku posting tulisan ini.
Adalah suatu hari ketika aku harus meninggalkannya jauh..
Detik-detik itu serasa begitu cepat, hilang tak bersisa, hhh andai bisa kuhentikan waktu sejenak saja..
Aku ingin habiskan waktu bersamanya lebih lama lagi, memeluknya, melepaskan kecupan dikeningnya, menggenggam tangannya. Hhh
Bandara kualanamu menjadi saksi dimana aku dan dia harus berpisah, walau bukan untuk selamanya, tapi perasaan itu begitu sakit ku rasa.
Aku berusaha tegar, tersenyum, tertawa terbahak-bahak, karna aku ga bisa melihat dia sedih.
Walau jauh didalam matanya aku tau, dia mengatakan "jangan pergi..".
Waktu berjalan menuju pesawat, aku melihatnya dari kejauhan melambaikan tangan, ga sanggup, tapi harus tetap tersenyum.
Mendengarnya menangis, aku kelihatan tetap tegar. Tapi setelah telepon dimatikan. Aku menangis. Yaa aku menutupinya agar dia tetap tegar.
Saat ini aku sedang merindukan dia, dia yang jauh disana.
Berharap dia bisa menjaga hatiku disana, selalu menjadikan aku satu-satunya dihatinya. Karna akupun begitu.
Aku selalu membawanya kedalam doa.
Tuhan, kuatkan aku, bantu kami. Amin.
Baca Selengkapnya...
Adalah suatu hari ketika aku harus meninggalkannya jauh..
Detik-detik itu serasa begitu cepat, hilang tak bersisa, hhh andai bisa kuhentikan waktu sejenak saja..
Aku ingin habiskan waktu bersamanya lebih lama lagi, memeluknya, melepaskan kecupan dikeningnya, menggenggam tangannya. Hhh
Bandara kualanamu menjadi saksi dimana aku dan dia harus berpisah, walau bukan untuk selamanya, tapi perasaan itu begitu sakit ku rasa.
Aku berusaha tegar, tersenyum, tertawa terbahak-bahak, karna aku ga bisa melihat dia sedih.
Walau jauh didalam matanya aku tau, dia mengatakan "jangan pergi..".
Waktu berjalan menuju pesawat, aku melihatnya dari kejauhan melambaikan tangan, ga sanggup, tapi harus tetap tersenyum.
Mendengarnya menangis, aku kelihatan tetap tegar. Tapi setelah telepon dimatikan. Aku menangis. Yaa aku menutupinya agar dia tetap tegar.
Saat ini aku sedang merindukan dia, dia yang jauh disana.
Berharap dia bisa menjaga hatiku disana, selalu menjadikan aku satu-satunya dihatinya. Karna akupun begitu.
Aku selalu membawanya kedalam doa.
Tuhan, kuatkan aku, bantu kami. Amin.


